0
Perencanaan Instalasi Listrik 3 Phaseby Bang Mandoron.Perencanaan Instalasi Listrik 3 PhasePerencanaan Instalasi Listrik 3 Phase   Di dalam dunia kelistrikan pastinya kita tidak asing dengan istilah “instalasi listrik”. Instalasi listrik ada beberapa jenis perincian.  Sebelum melakukan instalasi listrik di suatu rumah atau bangunan, pengetahuan akan instalasi perlu dimiliki dan dikuasai. Terdapat berbagai jenis instalasi listrik sesuai dengan kebutuhan listrik pada suatu bangunan, misalnya instalasi listrik […]

Perencanaan Instalasi Listrik 3 Phase

 

Di dalam dunia kelistrikan pastinya kita tidak asing dengan istilah “instalasi listrik”. Instalasi listrik ada beberapa jenis perincian.  Sebelum melakukan instalasi listrik di suatu rumah atau bangunan, pengetahuan akan instalasi perlu dimiliki dan dikuasai. Terdapat berbagai jenis instalasi listrik sesuai dengan kebutuhan listrik pada suatu bangunan, misalnya instalasi listrik 1 phase, instalasi 3 phase dan lainnya. Pada artikel ini kita akan membicarakan tentang Perencanaan Instalasi Listrik 3 Phase.

Pengertian dari listrik 3 phase adalah suatu listrik AC (Alternating Current) yang menggunakan 3 penghantar dengan tegangan sama tetapi berbeda dalam sudut fasa 120o. Dalam koneksi penghantar tersebut terdapat 2 macam hubungan, yaitu hubungan bintang dan hubungan delta. Nama tersebut sesuai dengan bentuknya, yang pertama seperti huruf “Y” dan yang delta menyerupai simbol “delta”.

Pada dasarnya, prinsip dasar instalasi penerangan listrik 3 phase tidak berbeda jaug dengan instalasi listrik 1 phase, dengan syarat khusus “untuk instalasi penerangan”. Karena pada artikel ini kita hanya membahas tentang dasar-dasar instalasi listrik 3 phase. Untuk melakukan instalasi kita perlu memahami cara mengubah listrik 3 phase ke listrik 1 phase terlebih dahulu. Gambar di bawah ini adalah gambar wiring diagram panel listrik 3 phase.

Aliran Listrik 3 Phase untuk Rumah Anda

 

Terdapat 2 macam tegangan listrik yang dikenal dalam instalasi sistem listrik 3 phase ini, diantaranya yaitu tegangan antar phase (VPP: phase to phase) dan tegangan VPN atau Voltage phase to neutral). Pada istilah umum yang digunakan di Indonesia, sistem 3 phase ini lebih familiar dengan nama sistem RST atau RSTN.

Pada bagian yang berada paling bawah diagram panel listrik di atas menggunakan switch 40 Ampere sebagai switch utama dari instalasi listrik 1 phase. Besaran arus (Ampere) harus disesuaikan dengan kebutuhan penerangan, sementara pada gambar di atas tidak demikian karena hanya sebagai contoh.  Dengan ini langkah pertama perencanaan instalasi lsitrik 3 phase sudah selesai. Selanjutnya kita akan membahas mengenai RSTN listrik 3 phase. Pada gambar di atas RSTN terbagi menjadi 4 garis (line) dengan masing-masing siap diaplikasikan ke 4 ruangan misalnya dalam industri kecil. Sistem ini sering disebut dengan instalasi panel to panel system.

Panel 3 phase di atas dan yang telah di bahas di artikel ini adalah panel dan penjelasan secara mendasar, namun sudah cukup untuk mendistribusikan arus listrik ke tempat yang diinginkan. Misalnya anda ingin memasang kabel power motor 3 phase, caranya adalah anda tinggal menarik kabel RSTB masing-masing 1 garis (line) ke posisi motor tersebut, begitupun bila anda ingin memasang komponen tambahan lainnya. Demikian artikel mengenai Perencanaan Instalasi Listrik 3 Phase, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda para pembaca setia.

 

 




Author: 

Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

 

Tinggalkan Balasan