0
Beberapa peralatan di Laboratorium Kimia Dasarby Bang Mandoron.Beberapa peralatan di Laboratorium Kimia DasarPeralatan Dasar Yang Digunakan Di Laboratorium Kimia Peralatan yang digunakan di laboratorium kimia sebenarnya tidak jauh berbeda dengan laboratorium lainnya. Peralatan laboratorium digunakan untuk menunjang pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan di dalam laboratorium. Peralatan laboratorium ada yang berbahan dasar kaca (glassware), logam (metal), kayu, atau dengan kombinasi isolator. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai peralatan […]

Peralatan Dasar Yang Digunakan Di Laboratorium Kimia

Peralatan yang digunakan di laboratorium kimia sebenarnya tidak jauh berbeda dengan laboratorium lainnya. Peralatan laboratorium digunakan untuk menunjang pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan di dalam laboratorium. Peralatan laboratorium ada yang berbahan dasar kaca (glassware), logam (metal), kayu, atau dengan kombinasi isolator. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai peralatan dasar yang digunakan di dalam laboratorium kimia.

  1. Gelas Beker (Beakers Glass)

Gelas beker merupakan suatu wadah yang sering digunakan dalam laboratorium. Gelas beker umumnya digunakan sebagai wadah cairan saat proses pencampuran, pengadukan, atau pemanasan. Pada umumnya gelas beker memiliki ujung bibir untuk menuangkan cairan. Selain itu gelas beker umumnya dilengkapi skala volume satuan milliliter, tetapi pengukuran volume menggunakan gelas beker tidak begitu akurat dan tidak disarankan.

  1. Erlenmeyer (Erlenmeyer Flasks)

Erlenmeyer merupakan wadah berbahan gelas yang berbentuk silinder dan semi-kerucut dari badan hingga mulut gelas. Diameter mulut dan leher gelas lebih kecil daripada badan gelas. Erlenmeyer umumnya digunakan sebagai wadah untuk proses pencampuran dan pemanasan suatu cairan. Erlenmeyer juga dilengkapi dengan skala volume satuan milliliter, misalnya seperti 50, 100, 150 ml tergantung kapasitasnya. Pengukuran volume menggunakan Erlenmeyer sedikit lebih akurat daripada menggunakan gelas beker.

  1. Tabung Reaksi (Test Tubes)

Tabung reaksi merupakan peralatan dasar yang umumnya dapat ditemui pada seluruh jenis laboratorium. Tabung reaksi merupakan alat berbahan dasar gelas yang digunakan untuk wadah proses pencampuran atau reaksi suatu bahan kimia. Tabung reaksi terdiri dari berbagai ukuran baik panjang dan diameternya, serta beberapa juga dilengkapi dengan skala volume satuan milliliter. Tabung reaksi terbuat dari material gelas atau kaca tujuannya agar tabung tersebut mampu menampung suatu cairan kimia yang reaktif sekaligus dapat diamati dari luar karena dindingnya transparan.

  1. Kaca Arloji (Watch Glass)

Kaca arloji merupakan peralatan yang juga sering ditemui dalam laboratorium kimia. Peralatan dasar laboratorium ini berbahan dasar gelas atau kaca berbentuk bulat cembung dan cekung di salah satu sisinya. Cekungan gelas arloji tersebut ditujukan untuk menempatkan suatu bahan dengan jumlah yang sedikit baik berupa padat atau cair. Selain itu gelas arloji digunakan untuk wadah suatu bahan kimia yang sulit dipindahkan apabila ditempatkan di alat lain, karena gelas arloji lebih terbuka.

  1. Mortal Pistil (Mortal-Pistle)

Mortal pistil merupakan seperangkat alat yang dapat ditemui di laboratorium kimia. Seperangkat alat ini terbuat dari batu marmer, terdiri dari mortal yang berupa mangkuk dan pistil yang berupa batang penggerus. Mortal pistil digunakan untuk menggerus, menghaluskan, atau menghancurkan suatu bahan padat atau semi padat. Selain itu mortal pistil juga dapat digunakan untuk proses pemanasan langsung, seperti pembakaran secara langsung dari atas, karena alat ini tahan terhadap panas.

  1. Gelas Ukur (Graduated Cylinders)

Gelas ukur merupakan salah satu peralatan yang wajib ada di dalam suatu laboratorium. Alat ini merupakan alat ukur atau volumetrik berbahan dasar kaca atau plastic, dilengkapi dengan skala volume satuan milliliter. Gelas ukur merupakan alat yang digunakan untuk mengukur volume suatu bahan cair yang memiliki tingkat akurasi tinggi. Gelas ukur terdiri dari berbagai macam ukuran kapasitas, mulai dari 10, 50, 100, 250, hingga 500 mililter. Umumnya bibir gelas ukur memiliki ujung runcing untuk memudahkan menuangkan cairan.

  1. Pipet tetes (Pipettes)

Pipet tetes merupakan alat dasar laboratorium yang hampir seluruh laboratorium memiliki alat ini. Alat ini terdiri dari berbagai macam jenis dan bahan, misalnya seperti pipet kaca dan pipet plastik. Pipet kaca terdiri dari dua komponen yaitu silinder kaca berujung runcing dan balon karet elastis di bagian ujung belakang yang digunakan untuk menyedot dan memompa suatu cairan.

  1. Spatula

Spatula merupakan alat dasar laboratorium yang berbahan dasar logam aluminum yang memiliki bentuk panjang silindris dengan dilengkapi ujung pipih dan mirip sendok di ujung lainnya. Spatula merupakan peralatan yang cukup penting dalam laboratorium. Alat ini digunakan untuk mengambil suatu bahan berupa serbuk maupun padatan besar.

  1. Penjepit tabung

Alat penjepit tabung merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk menjepit atau memegang tabung reaksi terutama pada proses pemanasan suatu zat yang ada di dalam tabung reaksi. Penjepit tabung berguna agar praktikan laboratorium tidak menyentuh secara langsung tabung yang sedang dipanaskan sehingga lebih aman. Penjepit tabung ada yang berbahan dasar kayu, atau logam dengan kombinasi karet sebagai isolator.

  1. Lampu Spiritus

Alat ini merupakan alat yang sangat umum ditemui di dalam laboratorium. Lampu spiritus merupakan alat yang digunakan untuk proses pemanasan atau pembakaran pada kegiatan laboratorium kimia. Alat ini berbentuk tabung kecil dengan dilengkapi lubang sumbu dan penutup. Lampu spiritus berbahan bakar spiritus dengan diperantarai sumbu sehingga dapat menyalakan api dalam durasi yang cukup lama.

  1. Neraca analitik (Balances)

Neraca analitik merupakan alat yang digunakan untuk menimbang berat suatu bahan  dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Neraca analitik umumnya berbahan dasar logam di bagian meja timbangnya, dan dilengkapi dengan panel digital. Neraca analitik terdiri dari berbagai macam merek dan spesifikasi, misalnya seperti tingkat ketelitian satu, dua, atau tiga angka di belakang koma.




Author: 

Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

 

Tinggalkan Balasan