Bang Mandor Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Bagaimana cara menghitung pondasi?

1 min read

Bagaimana cara menghitung pondasi?

Perhitungan pondasi adalah langkah penting karena ini adalah pertanyaan tentang ukuran kedalaman parit dan parit untuk menuangkan pondasi. Tergantung pada proyek konstruksi Anda, kedalaman fondasi rumah dapat bervariasi dari sederhana hingga ganda. Dengan demikian, beberapa proyek memerlukan pondasi dangkal sementara yang lain membutuhkan pondasi dalam.

Untuk menghitung ukuran pondasi rumah , beberapa website menawarkan panduan dalam menggunakan rumus perhitungan pondasi. Perhitungan ini harus, menggunakan Newton sebagai satuan tekanan dan pengetahuan tentang medan dan massa rumah, menentukan kedalaman dan ketebalan fondasi, yang tujuannya adalah untuk menghubungkan tanah dan dinding penahan beban. Mengenai tanah, kita berbicara tentang “daya dukung” pada skala mulai dari sangat baik (batuan, kerikil, dll.), Baik (pasir kasar), rata-rata (pasir lebih halus atau lempung) atau buruk (tanah liat atau pasir aquariferous).

Read Also : Bahan untuk kelancaran pelat

Oleh karena itu, sifat tanah merupakan faktor penting dalam metode perhitungan untuk pondasi. Tergantung pada komposisi tanah tanah Anda, tetapi juga pada konfirmasi rumah masa depan Anda, maka dimungkinkan untuk menentukan jenis dan kedalaman fondasi rumah. Untuk ini, studi tanah harus dilakukan oleh seorang insinyur geoteknik yang akan memungkinkan untuk menentukan sifat dan daya dukungnya.

Setelah tanah dipelajari dan kedalaman pondasi dihitung , yang harus Anda lakukan adalah membangun jenis pondasi yang dibutuhkan. Konstruksi fondasi terdiri dari penggalian parit dalam yang bebas embun beku di mana “sol” beton bertulang baja dituangkan yang akan memungkinkan beban total didistribusikan ke permukaan yang luas dan stabil. Penguatan dan pemasangan pondasi pijakan akan mendistribusikan berat bangunan agar dapat mempertahankannya dengan lebih baik.

Other Article : Tindakan pencegahan apa yang harus diambil sebelum meletakkan fondasi rumah?

Oleh karena itu ada beberapa jenis pondasi . Pondasi rumah dapat berupa:

  • Pondasi dangkal: dengan pondasi integral atau beberapa titik, cocok untuk konstruksi ringan.
  • Pondasi semi-dalam: digali antara 2m dan 5m, mereka berusaha mencapai tanah dengan daya dukung yang baik dan bertumpu pada pijakan beton bertulang. Mereka ideal untuk rumah satu lantai atau perpanjangan. Intervensi profesional sangat disarankan karena risikonya signifikan.
  • Pondasi dalam: dari 10m hingga 12m, mereka bertumpu pada tiang di mana beban rumah harus didistribusikan. Intervensi seorang profesional kemudian penting untuk melakukan pekerjaan tanah dan menggali sedalam-dalamnya. Persiapan dasar galian relatif rumit bila pondasinya dalam.
Bang Mandor Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *