0
Cara Memilih Dust Collector yang sesuaiby Bang Mandoron.Cara Memilih Dust Collector yang sesuaiPolusi debu menjadi salah satu masalah yang sering muncul di dunia industri. Untuk mengurangi dampak tersebut salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah menghubungi jasa pembuatan dust collector yang nantinya akan bertugas membuatkan alat penghisap debu dan asap. Sehingga pekerja dan masyarakat sekitar yang tempat tinggalnya dekat dengan pabrik tetap merasa nyaman karena tidak […]

Polusi debu menjadi salah satu masalah yang sering muncul di dunia industri. Untuk mengurangi dampak tersebut salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah menghubungi jasa pembuatan dust collector yang nantinya akan bertugas membuatkan alat penghisap debu dan asap. Sehingga pekerja dan masyarakat sekitar yang tempat tinggalnya dekat dengan pabrik tetap merasa nyaman karena tidak ada gangguan yang ditimbulkan.

Masalah Debu Dan Pencemaran Lingkungan

Semua orang pasti menyadari bahwa pencemaran udara bisa membuat lingkungan jadi rusak. Hal ini sering terjadi karena adanya berbagai macam kegiatan industri di suatu kawasan. Apabila tidak ditanggulangi, persoalan semacam ini dapat memunculkan berbagai dampak sekaligus. Misalnya gangguan kesehatan terutama pada organ pernapasan.

Apalagi jika debu yang keluar mempunyai kandungan kimia tertentu yang berbahaya, tentu akibat negatif yang ditimbulkan semakin fatal. Selain itu debu juga bisa mengurangi rasa nyaman bahkan membuat pegawai pabrik menjadi kehilangan konsentrasi dalam bekerja. Bukan itu saja, jika debu mengenai kulit atau tubuh, akan mengakibatkan alergi dan penyakit kulit.

Kemudian ketika debu yang berterbangan terbawa oleh angin dan masuk ke dalam air, maka airnya menjadi tidak aman lagi digunakan dan dikonsumsi. Padahal air merupakan kebutuhan utama bagi semua orang. Belum lagi jika menempel pada makanan, pasti tidak sehat lagi untuk dinikmati.

Penggunaan Dust Collector

Menggunakan jasa pembuatan dust collector menjadi langkah terbaik untuk mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan polusi udara yang muncul karena debu. Perlu diketahui, bahwa pemerintah saat ini sudah membuat aturan khusus yang mengharuskan setiap bidang industri yang menghasilkan polusi debu untuk membuat dust collector atau mesin pengumpul debu.

Dengan adanya mesin tersebut udara yang tercemar oleh polusi debu akan dimasukan dalam mesin khusus. Setelah melalui beberapa kali pengolahan dan pemrosesan, udara tersebut dikeluarkan lagi dengan kondisi jauh lebih bersih dan sangat aman untuk kesehatan sekaligus tidak menimbulkan rasa kurang nyaman bagi siapa saja yang berada di lingkungan pabrik.

Sementara itu debu dan asap yang tertinggal tetap tersimpan dalam sebuah ruang atau tabung. Jika ruang atau tabung sudah penuh, selanjutnya debu dan asap akan diolah lebih dulu untuk membuang kandungan racun atau zat-zat berbahaya lainnya. Setelah itu tinggal dibuang ke area tertentu yang secara khusus digunakan untuk mengumpulkan debu secara aman.

Jenis-Jenis Dust Collector

Sebelum menghubungi jasa pembuatan dust collector, ada baiknya pula mengenal jenis-jenisnya agar tidak terjadi kesalahan ketika menentukan pilihan dan menggunakannya. Ada sebuah contoh, terdapat industri yang memiliki kegiatan memproduksi seman dan industri dengan kegiatan utama membuat berbagai produk dari bahan kayu.

Saat material utama pembuatan semen dimasukan dalam mesin produksi, maka polusi yang sering muncul dan menimbulkan banyak masalah adalah berupa debu pasir. Sedangkan dalam kegiatan industri kayu, tentu polusi udaranya berupa partikel-partikel kayu yang ukurannya kecil dan sudah berubah menjadi debu.

Melalui contoh di atas, bisa disimpulkan bahwa mesin pengumpul debu atau dust collector itu bisa digolongkan sesuai jenis polusi debu yang dihasilkan dalam suatu industri. Tetapi yang tidak kalah penting, dust collector juga dapat dibedakan menurut karakter dan berat jenis debu yang nantinya harus dibersihkan oleh mesin.

Selanjutnya secara mendasar, dust collector terbagi jadi dua macam. Masing-masing adalah dust collector kering dan dust collector basah. Untuk dust collector kering, proses pembersihan udara dan penghilangan debunya dijalankan tanpa memakai fluida cair misalnya air.

Sistem kerjanya berupa pemisahan partikel-partikel debu dari udara melalui gerakan yang bersifat statistik polutan dan membedakan antar jenis polutan. Pertama, debu akan dimasukan ke sebuah mesin yang dinamakan cyclone separator yang terus berputar untuk memunculkan turbelensi.

Ketika tuberlensi sudah tercipta, polutan yang berat jenisnya lebih tinggi dari udara akan terlempar ke bawah. Jadi ketika udara dikeluarkan kembali, sudah berada dalam kondisi bersih dan terbebas dari polusi debu.

Selain metode tersebut, sistem pemisahan polusi yang diciptakan jasa pembuatan dust collector bisa dijalankan dengan cara memanfaatkan media penyaring atau filter. Metode ini dapat berjalan secara lebih efektif dan optimal karena hasil penyaringan polusinya lebih bersih dan cocok dipakai untuk industri tembakau atau rokok, kampas, kayu dan pengecoran.

Lanjut ke dust collector basah, media yang digunakan untuk membersihkan udara dari polusi debu berbentuk benda cair khususnya air. Mesin debt collector ini lebih sering digunakan dengan tujuan untuk membersihkan udara dari asap yang keluar melalui cerobong asap. Jadi sangat cocok dipakai oleh industri-industri yang polusinya berbentuk asap, bukan debu.

Teknik Pemilihan

Selain didasarkan atas jenis industri dan polusi debu atau asap yang dihasilkan, pemilihan mesin dust collector juga harus memperhitungkan beberapa faktor lain, di antaranya adalah kapasitas atau daya tampung yang disesuaikan menurut kebutuhan.

Apabila industrinya merupakan industri skala besar, tentu yang dibutuhkan adalah dust collector dengan kapasitas dan daya tampung debu yang besar pula. Demikian pula sebaliknya, jika industri yang dijalankan skalanya tidak terlalu besar, cukup menggunakan dust collector ukuran kecil saja agar tidak menimbulkan pemborosan.

Material yang digunakan untuk membuatnya juga dapat dijadikan bahan pertimbangan, karena hal ini berpengaruh besar terhadap anggaran yang harus disiapkan. Tapi perlu diketahui, bahwa setiap jenis polusi debu atau asap membutuhkan material dust collector yang tidak sama atau berlainan.

Untuk itu, cari jasa pembuatan dust collector yang benar-benar memahami masalah ini. Jangan hanya membuat perhitungan harga atau biaya menurut bahan yang dibutuhkan. Justru yang lebih penting adalah apakah jenis materialnya sesuai dengan jenis polusi debu atau asap yang dihasilkan dalam kegiatan industri. Jadi ajak penyedia jasa tersebut untuk diskusi lebih dahulu sebelum proses pembuatan dilaksanakan.




Author: 

Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

 

Tinggalkan Balasan