0
Permasalahan Yang Sering Terjadi Dalam Desain Electrical Power Plantby Bang Mandoron.Permasalahan Yang Sering Terjadi Dalam Desain Electrical Power PlantPermasalahan Yang Sering Terjadi Dalam Desain Electrical Power Plant   Dalam kehidupan kita sebuah power plant atau pembangkit listrik memiliki peranan yang sangat penting. PLTA, PLTU, PLTG adalah beberapa contoh pembangkit listrik yang sering ditemui di Indonesia, dan tentunya yang memasok kebutuhan listrik masyarakat Indonesia. Pada era tahun 1800 pembangkit listrik sudah mulai ada dalam […]

Permasalahan Yang Sering Terjadi Dalam Desain Electrical Power Plant

Cara menghubungkan listrik pada power plant

 

Dalam kehidupan kita sebuah power plant atau pembangkit listrik memiliki peranan yang sangat penting. PLTA, PLTU, PLTG adalah beberapa contoh pembangkit listrik yang sering ditemui di Indonesia, dan tentunya yang memasok kebutuhan listrik masyarakat Indonesia.

Pada era tahun 1800 pembangkit listrik sudah mulai ada dalam peradaban manusia saat itu, pada era tersebut air dari danau dimanfaatkan untuk memutar dynamo, kemudian listrik tersebut digunakan sebagai energi untuk menyalakan lampu, memanaskan dan memutar roda gandum guna untuk mengurangi anggaran membayar pekerja.

Pembangkit listrik ialah salah satu fasilitas industri yang berfungsi menghasilkan listrik, dan setiap pembangkit memiliki beberapa “generator” untuk merubah energi mekanik menjadi listrik. Sebelum anda merencanakan desain pembangkit listrik diperlukan pertimbangan yang tepat, matang, dan minim resiko. Terdapat beberapa kendala yang sering terjadi dalam proses desain elektrikal power plant, pada artikel ini kami akan memberi beberapa cara mengatasinya.

Dari masa ke masa, tujuan dibentuknya pembangkit listrik semakin berkembang, contohnya untuk menghindari kerusakan alat-alat industri yang disebabkan naik turunnya tegangan yang signifikan. Maka dari itu suatu power plant harus dapat menjaga reliability atau listrik yang konstan dan dapat diandalkan.

 

 Reliability

Suatu power plant dapat dikatakan reliable apabila pasokan listrik dapat memenuhi beban dari seluruh pengguna dengan kualitas yang memenuhi standar. Di samping itu, power plant juga dapat memenuhi kebutuhan listrik dalam kondisi darurat untuk melindungi seluruh komponen dan personel power plant yang penting dan berperan vital bagi power plant itu sendiri. Electrical design dari power plant di Indonesia banyak yang tidak sesuai atau tidak ideal dengan kebutuhan beban power plant itu sendiri, oleh karena itu teknisi harus membuat load profile atau profil beban konsumsi listrik agar management dapat mengetahui kapan waktu beban puncak dari pola konsumsi listrik terjadi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan meteran lsitrik atau alat instrumentasi yang berfungsi untuk mengontrol dan memantau kelangsungan electrical system sehingga tingkat efisiensi dan performa power plant dapat diketahui.

Quality

Dalam segi quality, pembangkit listrik umumnya tidak dapat diandalkan sepenuhnya atau 100%. Dapat dikatakan demikian karena sering terjadi penurunan kualitas listrik. Bisa kita analisa sendiri di Indonesia pemadaman listrik sudah menjadi hal yang biasa dan lumrah. Padahal suatu power plant yang baik adalah yang memiliki back-up power.

Selain itu, terdapat opsi cadangan listrik seperti UPS atau Uninterrupterd Power Supply yang memanfaatkan cogeneration system. Cogeneration system  merupakan metode pembangkitan listrik dengan menggunakan ampas pembakaran power plant utama, atau penggunaan bahan bakar lain untuk mengurangi panas yang terbuang.

Inti Permasalahan Kualitas Listrik

Meskipun saat ini pembangkit listrik telah menggunakan semua software dan hardware yang tergolong canggih, namun gangguan listrik seperti pemadaman, naik turunnya tegangan masih sering terjadi. Penyebab terjadinya masalah tersebut ialah sebagai berikut:

  • Distribution switch faults, switching distribusi yang bermasalah atau rusak.
  • Transimission faults yang rusak atau bermasalah.
  • Gardu, tower listrik, atau peralatan lain tersambar petir.
  • Equipment yang beroperasi secara simultan.

Gangguan banyak terjadi karena terdapat kesalahan wiring atau grounding listrik dalam suatu power plant. Masalah yang kerap terjadi contohnya ialah pemadaman listrik, voltase naik turun, dan lain sebagainya. Di Indonesia gangguan ini dapat terjadi selama berjam-jam atau berhari-hari tergantung penyebab troubleshoot atau maintainance.  Hal ini mungkin dirasa tidak mengganggu, padahal gangguan seperti yang dijelaskan sebelumnya dapat merusak beberapa equipment yang tidak bisa merubah listrik AC ke DC. Kerusakan yang terjadi misalnya adlaah gangguan fungsi, memory loss, data error, shutdown, dan lainnya.

 

Cara mengatasi masalah gangguan desain electrical power plant

Berikut ini adalah beberapa tips melindungi solid-state, equipment yang tergolong cukup sensitif terhadap gangguan listrik.

 

  • Wiring & Grounding

Dalam fasilitas industri dan komersil, 80% dari jeleknya kualitas listriknya adalah dari faktor wiring dan grounding. pemasangan kabel yang kurang kencang atau kendor, tidak benar, penumpukan debu dan kotoran dan jarang dibersihkan. Kemudian hal yang harus diperhatikan adalah pentingnya tanah yang memiliki lower resistance terhadap listrik, hal ini bertujuan agar jika ada aliran listrik yang tinggi seperti sambaran petir, listrik tidak merusak peralatan anda, namun langsung diteruskan ke dalam tanah.

  • Jalur Listrik Khusus

Gangguan-gangguan listrik seperti noise, pada umumnya disebabkan oleh penggunaan listrik oleh beberapa equipment atau alat industri secara bersamaan dan menggunakan jalur yang sama. Di dalam dunia industri equipment yang sensitif terhadap noise ataupun equipment besar sebaiknya disediakan circuit khusus untuk equipment itu sendiri agar tidak terjadi pembagian arus dengan equipment lainnya.

  • Spike Suppressor
    Komponen ini digunakan untuk menstabilkan voltase.
  • Isolation Transformers
    Isolation Transformers berfungsi untuk mengurangi noise dari source listrik atau equipment, tetapi tidak mengurangi spike dan gangguan lain.
  • Regulator Tegangan
    Regulator tegangan ini memiliki harga yang cukup mahal jika dibandingkan dengan metode
  • Uninterruptible Power Supply
    UPS yang merupakan singkatan dari Uninterruptible Power Supply berfungsi untuk melindungi dari pemadaman listrik yang terjadi dalam waktu singkat, UPS memiliki harga yang cukup mahal dan kapasitasnya tergantung dengan baterainya.

Demikian adalah artikel tentang Permasalahan Yang Sering Terjadi Dalam Desain Electrical Power Plant sekaligus cara mengatasinya. Dengan ini semoga informasi dapat anda peroleh dan bermanfaat bagi anda para pembaca setia kami.




Author: 

Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

 

Tinggalkan Balasan