0
Hal Yang Harus Dihindari Ketika Membersihkan Rubber Flooringby Bang Mandoron.Hal Yang Harus Dihindari Ketika Membersihkan Rubber FlooringHal Yang Harus Dihindari Ketika Membersihkan Rubber Flooring Rubber flooring, atau biasa dikenal sebagai lantai karet merupakan salah satu jenis lantai yang mulai popular sekarang ini. Dikenal karena teksturnya yang kuat namun cukup kenyal, mampu meredam suara, tidak memancarkan panas dan mudah untuk diberikan tekstur membuat lantai karet semakin populer di masa sekarang ini. Namun […]

Hal Yang Harus Dihindari Ketika Membersihkan Rubber Flooring

Apa sajakah yang tidak boleh dilakukan ketika membersihkan lantai karet

Rubber flooring, atau biasa dikenal sebagai lantai karet merupakan salah satu jenis lantai yang mulai popular sekarang ini. Dikenal karena teksturnya yang kuat namun cukup kenyal, mampu meredam suara, tidak memancarkan panas dan mudah untuk diberikan tekstur membuat lantai karet semakin populer di masa sekarang ini.

Namun ditengah kepopulerannya, ternyata lantai karet dianggap sebagai jenis lantai sintetik yang mudah rusak? Benarkah begitu? Sebab dilapangan, ada juga pengguna lantai karet yang telah lebih dari 10 tahun menggunakan lantai karet tanpa adanya keluhan kerusakan.

Tim katamandor.com, mencoba mencari tahu kebenarannya dan meminta beberapa tips untuk merawat lantai karet ini. Dan hasil dari beberapa wawancara serta pengumpulan informasi tentang itu, kami coba kumpulkan dalam artikel ini.

5 Hal yang harus dihindari dalam pembersihan Lantai karet :

  1. Jangan Gunakan Pembersih dari Bahan Solven

Karet adalah bahan yang mudah terlalut pada pelarut organic. Maka dari itu, untuk menjaga agar lantai karet tidak rusak maka hindarilah penggunaan pelarut organic dari lantai karet, sebab pelarut organic seperti thinner, bensin, spirtus dan sejenisnya dapat dengan mudah melarutkan karet dan merusak permukaan lantai karet.

Maka diharapkan sebelum membersihkan kita selalu membaca komposisi dari cairan pembersih yang kita gunakan agar jangan sampai mengandung pembersih berbahan pelarut organic.

  1. Jangan gunakan Pembersih yang Korosif

Cukup banyak bahan pembersih diluaran sana yang mengandung asam klorida ataupun asam lainnya yang berpotensi merusak lantai karet. Kita juga harus menghindari penggunaan bleaching agent atau kaporit karena dapat merusak permukaan lantai karet dengan membuat pori-pori semakin membesar.

Bahan pembersih seperi hydrogen peroksida juga patut kita hindari karena punya sifat yang juga korosif serta berbahaya bagi kulit. Maka, kami ingatkan sekali lagi untuk membaca komposisi bahan pembersih terlebih dahulu sebelum menggunakannya sebagai bahan pembersih untuk lantai karet.

Bagaimana cara untuk memasangan rubber flooring

  1. Jangan Gunakan Alat Pembersih Yang Tajam

Walaupun lantai karet itu cukup kuat untuk menhadapi benturan, namun lantai karet tidak cukup kuat Ketika diserang oleh benda tajam. Maka, sebelum membersihkan area lantai karet, harap periksa alat pembersih yang sobat gunakan. Pastikan alat pembersih yang digunakan benar-benar tidak bergerigi ataupun tajam sehingga berpotensi merusak permukaan lantai karet.

  1. Hindari Membersihkan Dengan Alat yang Mudah Rontok

Jangan gunakan alat pembersih yang mudah rontok seperti sapu ijuk ataupun pel kain murah. Alat pembersih yang mudah rontok dapat menyebabkan masalah baru yakni kotoran yang menempel pada lantai karet. Kotoran dari lembaran sapu ijuk ataupun patahan sapu lidi dapat masuk ke pori-pori sehingga sulit terlepas dari permukaan lantai karet.

Lihat Juga :

  1. Jangan Membasahi Lantai Karet Secara berlebihan

Lantai karet memiliki pori-pori tersendiri yang dapat menyerap kelembaban dan air. Untuk menghindari terlepasnya lantai karet, maka sangat disarankan untuk menghitung ataupun memperhitungkan air yang digunakan untuk membersihkan rubber flooring.

Jangan menyiramkan air dalam jumlah besar ke atas lantai karet, tapi gunakan seperlunya saja. Dan sesudah melakukan aktifitas pel ataupun lap, segera keringkan dengan kain bersih ataupun diudara terbuka yang tidak terkena polusi.

Air dapat membuat lem pada lantai karet cepat terbuka dan juga membuat lantai karet menjadi lembab dan bisa menimbulkan jamur pada bagian bawah lantai karet.

  1. Pastikan Lantai Karet Telah Kering Sebelum Digunakan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa lantai karet memiliki sejumlah pori-pori tertentu yang dapat menyerap cairan. Dan cairan dapat membuat beberapa kerusakan pada lantai karet.

Maka dari itu, untuk setiap aktifitas pembersihan lantai karet diharapkan juga dikeringkan sebelum digunakan. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada lem, timbulnya jamur ataupun bau yang tidak sedap timbul dari air yang tersekap.

Demikian sedikit informasi dari katamandor.com tentang apa saja yang perlu dihindari Ketika membersihkan lantai karet. Untuk informasi jasa pemasangan rubber flooring ataupun aplikator lantai karet, sobat dapat menghubungi kami segera di katamandor.com

Salam hangat,

 

Katamandor.com




Author: 

Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

 

Tinggalkan Balasan