0
Tips Memilih Jasa Pemrograman PLC Yang Selalu Dibutuhkanby Bang Mandoron.Tips Memilih Jasa Pemrograman PLC Yang Selalu DibutuhkanTips Memilih Jasa Pemrograman PLC Yang Selalu Dibutuhkan Makin hari kemajuan teknologi makin tidak bisa dibendung kerena sudah menjadi tuntutan zaman. Dampak dari kondisi ini antara lain adalah kebutuhan atas jasa pemrograman PLC yang semakin meningkat. Terutama bagi para pelaku industri dan bisnis yang usahanya memerlukan atau punya hubungan sangat erat dengan teknologi komputer dan […]

Tips Memilih Jasa Pemrograman PLC Yang Selalu Dibutuhkan

Makin hari kemajuan teknologi makin tidak bisa dibendung kerena sudah menjadi tuntutan zaman. Dampak dari kondisi ini antara lain adalah kebutuhan atas jasa pemrograman PLC yang semakin meningkat. Terutama bagi para pelaku industri dan bisnis yang usahanya memerlukan atau punya hubungan sangat erat dengan teknologi komputer dan teknologi informasi.

Sudah Tahu Apa Itu pemrograman PLC?

PLC merupakan singkatan dari Programable Logic Controller. Dalam hal ini, programable dapat diartikan sebagai kemampuan memori dalam menyimpan semua program yang sudah dibuat dan dapat dirubah sesuai kegunaan dan fungsinya.

Sedangkan logic adalah kemampuan menjalankan proses input data secara aritmatic maupun logic. Maksud dari kedua istilah ini adalah dapat menjalankan operasi dengan cara menjumlah, membagi, mengurangi, mengalikan, membandingkan, negasi, OR, AND, dan lainnya. Berikutnya controller adalah kemampuan melakukan pengontrolan dan mengatur semua proses sehingga output yang dihasilkan bisa disesuaikan dengan keinginan.

Dari penjelasan di atas, secara lengkap PLC dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang bekerja secara elektronik dan menggunakan operasi digital. Teknologi ini dibuat secara khusus untuk para pelaku bisnis atau lingkungan industri dan biasanya dikerjakan oleh sebuah institusi atau perusahaan lain yang dinamakan perusahaan jasa pemrograman PLC atau jasa pembuatan PLC.

Perabot Yang Dibutuhkan

Dalam menjalankan tugas atau pekerjaannya, layanan jasa pembuatan program PLC membutuhkan perabot utama berupa hardware yang terbagi menjadi 5 jenis susunan. Masing-masing dari susunan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. CPU

CPU atau Central Processing Unit merupakan bagian terpenting dari PLC. Fungsinya adalah untuk menjalankan operasi dan proses pemrograman yang disimpan di dalam PLC. Selain itu CPU juga dapat digunakan untuk mengawasi semua sistem kerja PLC dan menransfer informasi pada internal bus antar PLC, unit I/O dan memory.

CPU ini memiliki 3 jenis komponen dan yang pertama adalah processor dengan tugas melakukan pengontrolan sehingga semua informasi dapat dijalankan dari satu bagian ke bagian lainnya.

Lalu untuk komponen kedua berupa memory sistem yang bisa dibagi lagi menurut jenis tugas yang akan diberikan. Pertama yaitu executive memory dengan fungsi sebagai tempat untuk menyimpan semua program dalam bentuk permanen.

Lalu ada application memory berupa tempat untuk menyimpan program-progam milik pengguna. Kemudian untuk komponen ketiganya adalah power supply untuk mengubah aliran listrik jadi suplai listrik sesuai CPU dan komputer.

  1. Alat Pemrograman

Susunan atau komponen selanjutnya yang juga selalu dibutuhkan jasa pemrograman PLC adalah alat pemrograman yang dijalankan dengan keyboard dan dinamakan sebagai programmer. Melalui perangkat monitor, semua yang diproses atau yang dijalankan PLC dapat terlihat secara langsung oleh pengguna.

  1. Power Supply

Sama persis seperti yang ada di CPU, fungsi dari power supply pada pembuatan atau pemrograman PLC adalah untuk mengubah aliran listrik menjadi suplai listrik. Sehingga kebutunan dan besarnya aliran tersebut dapat disesuaikan dengan komputer dan CPU yang digunakan.

  1. Sistem Input Dan Output

Input adalah perangkat yang mendapat sinyal elektrik melalui sensor dan komponen lain kemudian dialirkan menuju PLC agar bisa diproses. Modulnya bisa dipilih menurut input yang akan dipakai. Apabila inputnya berupa pushbutton atau switches maka yang digunakan adalah kartu input DC. Sedangkan input yang memiliki beberapa macam variabel seperti kecepatan, temperatur, tekanan hingga posisi, menggunakan input ADC atau Analog to Digital Conversion.

Sedangkan output merupakan bagian dari PLC dengan tugas mengalirkan sinyal elektrik dari hasil pemrosesan yang dilakukan PLC menuju perabot output. Biasanya sinyal elektrik ini dinyatakan  melalui tegangan listrik dari 5 hingga 15 volt DC.

  1. Komunikasi Beserta Ekspansi

Susunan terakhir yang dibutuhkan dalam pemrograman PLC adalah komunikasi beserta ekspansi. Komunikasi terhadap PLC bisa dilakukan melalui jaringan internet dan komunikasi serial db 9 dan USB. Selain itu juga dapat dijalankan oleh antar PLC dan komputer. Sedangkan ekspansi adalah sebuah interface yang terjalin antara satu PLC dengan PLC lain untuk meluaskan I/O dalam PLC itu sendiri.

Beberapa Hal Penting Yang Harus Diperhatikan

Ada beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian ketiga menggunakan jasa pemrograman PLC agar bisa mendapatkan kepuasan secara maksimal. Diantaranya terkait dengan desain flow. Biasanya penyedia layanan pemrograman PLC selalu siap dengan desain flow. Namun jika sudah punya sendiri dalam bentuk table logika atau flow chart, oleh penyedia jasa hanya perlu dibuatkan versi ladder saja.

Desain berikutnya yaitu desain elektrikal. Meski tidak semua penyedia layanan pemrograman PLC mampu mengerjakannya, tetapi jika mereka bisa mengerjakan tugas tersebut sebaiknya diserahkan saja pada mereka.

Sedangkan untuk pengadaan perabot PLC beserta panelnya, biasanya sudah disediakan lengkap. Apabila sudah memiliki sendiri, maka tugas dari penyedia jasa hanya membuat pemrogramannya saja. Bagian terpenting dari urusan ini adalah persiapan environment dalam komputer. Apabila ada kendala, pada umumnya harus dipelajari secara lebih cermat dan teliti lebih dulu termasuk sistem simulasinya.

Kemudian terkait dengan harga, selalu disesuaikan dengan tingkat kesulitan pengerjaannya dan jenis peralatan yang dipilih beserta jangka waktu yang digunakan untuk menyelesaikan. Sebaiknya sebelum menentukan pilihan, lebih dulu dinegosiasikan agar bisa mendapat harga lebih murah.

Adapun proses pengerjaannya sendiri, diawali dengan diskusi dan konsultasi terhadap hal-hal yang berhubungan dengan masalah teknis. Setelah itu pembuatan atau pemrograman PLC dilaksanakan dengan segara sekaligus langsung diimplementasikan. Selanjutnya dilakukan uji coba atau testing dan apabila ada kendala yang muncul menjadi tugas layanan pemrograman yang harus mengatasi.

Setelah semuanya beres, dilaksanakan serah terima dari pihak pemberi jasa pemrograman PLC kepada konsumen. Jangan sampai lupa, serah terima ini harus disertai dengan garansi dalam jangka waktu tertentu. Jadi apabila ada kerusakan selama masa garansi masih berlangsung, jadi tanggung jawab dari pembuat pemrograman dan konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya.




Author: 

Bang Mandor adalah seorang Engineer Muda yang ahli dalam bidang Water and Waste Water Treatment. Selain itu, Bang Mandor juga memiliki beragam multi disiplin ilmu yang terus diasahnya dan dishare melalui beragam portal internet. Beberapa keilmuan beliau dalam bidang Mekanikal, Elektrikal, Building, dan Landscaping dibagikan dalam Web Katamandor.com Penulis Dapat dikontak pada Telp. 081.1315.5470

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

 

Tinggalkan Balasan